Kamis, 01 Desember 2011

NIRMANA

Diposkan oleh risha widiastuty di 00.41
NIRMANA

Pengertian nirmana
Mikke Susanto dalm diksi rupa mengungkapkan: Nirmana sebuah gabungan kata nir yang berarti tidak/bukan/tanpa, dan mana yang berarti makna sehingga istilah ini sering dikaitkan dengan karya atau studi karya yang tidak memiliki makna (non representasi). Biasanya istilah ini dipakai sebagai sarana studi mengenai unsur-unsur dan struktur dalam karya seni
Awalnya nirmana, disebut disain elementer atau disain dasar mulai th 1974 di ASRI yogyakarta difakultas seni rupa. Disain elementer, Disain dasar, Nirmana sama isinya yaitu mengenai dasar-dasar tata rupa dan desain.
Pembahasan nirmana terdiri dari dua bagian, pertama berisi analisis unsur-unsur seni rupa dan disain, kedua berisi prinsip-prinsip dasar tata rupa dan disain atau metoda menata rupa dan disain.
Dasar-dasar tata rupa adalah ilmu dasar dalam mempelajari cara menata unsur rupa dalam pencapaian keindahan, ini bersifat umum dimana dapat diterapakan untuk bidang apasaja yang memerlukan keindahan, diantaranya bidang seni murni (lukis,patung,grafis), desain (desain interior,diskomvis,desain produk dll), kriya, tata taman, busana, arsitektur dll yang memerlukan keindahan.
Bagi seniman alam cara atau metoda menciptakan karya seni dianggap suatu hal yang mencekoki/mengikat/membelenggu terhadap kebebasan, baginya seni ya seni, tidak perlu aturan.Tetapi bagi orang akademisi metoda menciptakan karya seni adalah ilmiahnya seni,jadi seni tidak asal nyeni, seni harus dapat dianalisis secara ilmiah, apalagi karya seni yang diciptakan untuk diakses publik. Perlu digaris bawahi bahwa aturan-aturan itu tidaklah mutlak, karna seni bukanlah matematika.

Tujuan mempelajari nirmana
- Untuk melatih kepekaan artistik agar memiliki visi seni tinngi
- Untuk melatih keterampilan teknis keseni rupaan
- Untuk melatih pemahaman bahasa rupa(karena unsur garis, tekstur, bidang,warna memiliki karakter sendiri). Dengan demikian mudahan kita semakin dapat mencipta dan menghargai karya seni orang lain, seni apapun, karna pada dasarnya seni apa saja mempunyai basik yang sama.

Bentuk
Setiap benda yang terdapat dialam ini mempunyai bentuk. Bentuk dapat disederhanakan menjadi titik, garis, bidang, dan volume.
-Titik. Suatu titik biasanya berwujud sebagai dot, suatu raut yang melingkar yang relatif kecil dibandingkan medannya. Titik melahirkan bentuk-bentuk seperti lingkaran dan bola yang juga mempunyai kualitas memusatkan diri. Apabila kita menyentuhkan alat tulis atau alat gambar pada bidang maka akan menghasilkan bekas, bekas tersebut dinamakan titik.
Saat kita mengamati hasil cetakan raster foto berwarna, sesungguhnya adalah jadian titik-titik dari unsur warna kuning,merah,biru,dan hitam. Atau pada lukisan penggunaan titik yang disebut pointilisme yang kemudian ini berkembang dalam bentuk penyusunan material yang disebut teknik mozaik. Atau saat kita menyusun pasir, kerikil, batuan ditaman kita sedang melakukan penyusunan titik.

- Garis.
Sebuah titik diperpanjang akan menjadi sebuah garis. Secara konseptual satu garis hanya mempunyai satu matra, panjang. Berbeda dengan titik yang statis dan tanpa arah,sebuah garis dapat menyiratkan gerakan, arah dan pertumbuhan. Jadi garis dapat bervariasi dalam berat dan karakter.apakah tebal dan tipis, kaku atau lemas, anggun atau bergerigi. Namun dari ksemua garis yang diaplikasikan  dapat disimpulkan bahwa: a. Suatu hasil goresan, disebut garis nyata atau kaligrafi.
b. batas limit suatu benda, batas ruang, batas warna dll, disebut garis semu
Raut garis adalah cirikhas bentuk garis. Secara garis besar dapat dibagi dua yakni garis lurus dan garis lengkung/ bengkok. Setiap garis baik nyata ataupun semu memiliki potensi sendiri untuk membentuk karakter
a. Potensi garis nyata
1. Dapat mengekspresikan gerak masa objek tertentu, misal gerakan air mengalir, rumput tertiup angin, luwes sehingga memberi irama seperti gemulai, lembut, tajam dan sebagainya.
2. Dapat melahirkan nilai ekspresi pribadi yang dapat memberi emosi marah, ragu-ragu, sedih, gembira dll. Dalam konteks ini sangat dipengaruhi oleh mood, touch, & medium
3. Garis mempunyai kemampuan membentuk tekstur
4. dapat memberikan sugesti dalam menggaris batas(kontur)
5. Mempunyai kemampuan membuat terang-gelap untuk arsir gambar.
6. Memiliki kemampuan menciptakan komunikasi(kode2,huruf,lambang dll)
b. Potensi garis semu
1. Dapat menyatukan dan menggerombolkan objek-objek pada garis tertentu
2. Untuk menciptakan irama (keras,tajam, gemulai dll)
3. Untuk membimbing pandangan dari tempat satu ketempat lainnya yang dipentingkan.
4. Untuk mentukan karakter karya seni (misal jamgadang dengan garis vertikal yang mempunyai karakter megah, kuat, stabil dll)

Interval tangga raut garis
Penyusunan tangga garis ditujukan agar didalam menggabungkan beberapa garis akan terkesan harmonis, enak dilihat, cocok untuk dinikmati berlama-lama.seperti menggarap aransemen lagu.do re mi va so la si

Karakter garis:
Karakter garis merupakan bahasa rupa dari unsur garis baik garis nyata maupun semu.
- Horisontal: mengasosiasikan cakrawala, laut datar, pohon tumbang, orang mati/tidur, mengesankan istirahat. Memberi karakter tenang , damai, pasif, kaku. Melambangkan ketenangan, kedamaian, kemantapan.
- Vertikal: mengasosiasikan benda berdiri tegak, mengesankan keadaan tak bergerak, sesuatu yang melesat kelangit, agung, jujur, tegas, cerah, cita-cita/pengharapan. Memberikan karakter keseimbangan, megah, kuattetapi statis dan kaku. Melambangkankestabilan/ keseimbangan, kemegahan, kekuatan, kekokohan, kejujuran, kemashuran.
- Diagonal: memberikan karakter gerakan (movement), gerak lari/ meluncur, dinamik tak seimbang, gerak gesit, lincah kenes, menggetarkan. Melambangkan kedinamisan, kegesitan, kelincahan, kekenesan
- Lengkung:  memberi kesan ringan dinamik, kuat
- Zigzag: memberi kesan semangat, gairah, tetapi ada kesan bahaya, mengerikan.
- lengkung S: memberi kesan indah, dinamis, luwes, lemah gemulai
- Saling memotong:  Mengisankan keras, kontradiksi, kless, pertentangan, kuat, tajam
-Garis berjajar: mengesankan ketenangan, lunak, lembut, rapi.

-Bidang.
Adalah suatu bentuk raut pipih/gepeng datar sejajar tafril, memiliki dimensi panjang dan lebar serta menutup permukaan. Bidang sebagai ruang adalah merupakan ruang dwimatra dan merupakan tempat dimana objek-objek berada (exsist) yang dapat berujud triplek, karton, kertas, seng, papan tulis, kanvas dll. Cirikhas bentuk bidang dibedakan berdasarkan rautnya.
- Raut bidang geometri: yang dibuat secara matematik seperti: segi 3,4,5,6,8 lingkaran.
- Raut non geometrik: dapat berupa bidang organik(yang dibatasi garis lengkung bebas), bidang bersudut bebas( yang dibatasi garis pata-patah bebas), bidang gabungan(antara lengkung dan sudut) dan bidang maya(bidang yang seolah meliuk, bersudut juga berspektif)

Susunan bidang dan efeknya:         
  • Susunan bidang2 berjajar berjauhan berkesan kurang ada kesatuan
  • Susunan bidan berjajar berdekatan (bergerombol) tampak lebih menyatu
  • Susunan bidang bersentuhan berkesan menyatu, tetapi terasa tegang
  • Susunan bidang bertumpukan berkesan seperti terdapat ruang(ada depan,ada belakang)
  • Susunan bidang bertumpukan dicat transparan berkesan ada ruang yang terbuat dari kaca
  • Susunan bidang bertusukan mengesankan ruang
  • Susunan bidang  menekuk, muntir, berombak, miring, mengesankan ruang maya.
  • Susunan bidang saling bertautan sehingga membentuk bidang2 baru dengan diberi warna secara dekoratif, berkesan datar.
  • Susunan bidang saling berimpit nampak datar seperti susunan glass in lode atau stannic glass (kaca bersekat timah)

Contoh susunanbidang
  • Orang menyusun tegel lantai, mengatur lempengan batu pada dinding, menyusun pecahan2 keramik menjadi mozaik, menyusun foto, menyusun lukisan, menyusun hiasan dinding
  • Orang menggambar dekoratif, membuat lay out desain komunikasi visual
  • Orang membuat lukisan dari daun kering, pelepah pohon, atau dari kepingan2 logam yang disebut kolase.



-Volume
Bentuk berupa volume (gempal) adalah yang memiliki tiga dimensi panjang, lebar, dan ketebalan dan bisa diraba. Bentuk gempal ada yang padat (berisi) dan kosong(berongga). Gempal dapat digolongkan menjadi gempal teratur (sifatnya matematis)ex: kubus, kotak, silinder, kerucut, piramid, dll. Gempal tidak teratur berbentuk bebas, seperti: batu, pohon, hewan, rumah dll


Macam raut gempal
  • Kubistis(bersudut: kubus, kotak, piramid dll)
  • Silindris(membulat/melingkar: tabung, kerucut, bola dll)
  • Gabungan kubistis dan silindris (rumah, kendaraan dll)
  • Imajiner (khayalan: pada lukisan dll)

Menata rupa volume/gempal baik nyata ataupun semu hasilnya sama
  • Menyusun dengan raut yang sama(repetisi) hasilnya monoton, kaku, statis, menjemukan namun tampak rapi,teratur dan terkesan resmi
  • Menyusun dengan raut yang memiliki hubungan, ada variasi sama atau ada kesamaan2 ttt ex: bola dengan stengah bola, silinder dengan kerucut (transisi) hasilnya harmonis, laras, enak dilihat.
  • Menyusun raut berbeda, kontras, bertentangan, tidak ada hubungan samasekali(oposisi). Hasilnya kontras, keras, bergolak, jika tidak bijak menyusunnya bisa terjadi kles atau kontradiktif sehingga tidak enak dilihat. Untuk itu perlu dilakukan penetralan bentuk, misal dengan warna yang sama.

Contoh menyusun volume
  • Menyusun perabotan, membuat maket, ruang rapat, tamu,tidur,toko,taman dll
  • Untuk semu seperti merancang interior, taman, pada bidang gambar

-Ruang
Setiap bentuk/benda pasti menempati ruang. Ruang ada dwimatra dan trimatra.
  • Dwimatra (datar)
Ini dimamfaatkan oleh para desainer, pelukis dll. Ruang dwimtra yang terisi oleh objek disebut ruang positif, diluar itu dinamakan ruang negatif.

  • Trimatra (berongga/berisi)
Prinsip dasar tatarupa trimatra dan dwimatra sama,dimana dikatakan memiliki nilai seni apabila didalamnya terdapat kesatuan, memiliki irama, memiliki dominasi, ada keseimbangan, memiliki proporsi yang baik

  • Ruang maya
Ruang maya adalah ruang tiga dimensi semu,adalah ruang dua dimensi namun bentuk raut yang menempati ruang tsb direka sedemikian rupa sehingga mengecoh sipenglihat secara imajinasi terlihat adanya ruang tiga dimensi


Konsepsi ruang dalam tata rupa
  • Jika menghendaki hasilnya harmanis maka sesuatu yang jauh digambarkan dengan warna panas, dan yang dekat dengan warna dingin
  • Menyusun bentuk2, yang kecil diletakkan dibelakang agar mengesankan jauh dan yang besar didepan akan menghasilkan pemandangan kurang sedap. Akan lmenjadfi harmonis/laras manakala susunanya dibalik.

Kedudukan
- Setiap bentuk dalam ruang menempati kedudukan(tengah,kiri,kanan,atas,bawah,dll) Letak itu akan mempengaruhai keseimbangan.

Jarak
Jarak objek dalam suatu susunan dapat renggang9jauh), sedang, dekat. Pengaruhnya:
  • Susunan objek dengan jarak sama terasa monoton,menjemukan,rapi &resmi
  • Jarak bervariasi hasilnya harmonis, enak dilihat
  • Jarak kontras atau beroposisi akan terkesan lebih menarik
Pengaruh lainnya
  • Kalau susunan berjauhan terasa kurang ada kesatuan
  • Kalu berdekatan dan bergerombol terasa lebih menyatu
  • Kalau bertumpukan terkesan memiliki jarak kebelakang, ada ruang maya

Balance
Keseimbangan ditujukan agar sesuatu terlihat/terkesan enak dilihat, tenang, tidak berat sebelah, tidak menggelisahkan. Beberapa keseimbangan antara lain:
  • Symmertrical balance. Yaitu antara ruang kiri kanan sama persis. Karakternya, formal/resmi, tenang, statis dan kaku.
  • Radial balance/ memancar. Sama antara kiri, kanan, atas,  bawah sama. Karakternya samadengan keseimbangan simetris.
  • Obvius balance/sederajad. Yakni kiri dan kanan memiliki beban besaran sederajad tapi bentuknya beda. Ex: lingkaran dengan segi tiga yang besarannya sama. Karakternya tidak terlalu resmi, ada sedikit dinamika.
  • Axial balance/ Asymmetrical balance/tersembunyi. Yakni antara ruang kiri dan kanan tidak memiliki beban sama besarannya tapi tetap seimbang. Karakternya dinamik, hidup, tidak resmi

Tekstur
Tekstu adalah kualitas spesifik suatu permukaan yang dihasilkan oleh struktur trimatranya. Seluruh benda dialam memiliki permukaan atau raut yang memiliki nilai atau cirikhas. Nilai/cirikhas tersebut dapat: kasar,halus,polos,bermotif,mengkilat,buram,licin,kasab,keras,lunak dll. Tekstur dapat dikelompokan menjadi:
  1. Tekstur nyata(kasar)Adalah tekstur yang dapat dirasakan lewat indra peraba dan bersifat nyata. Adapun peran tekstur ini dalam karya senirupa/ desain antara lain;
Untuk membantu memperoleh keindahan, karena dengan permukaan yang kasar akan lebih mudah untuk memperoleh keselarasan/harmoni. Permukaan yang kasar memiliki bukit-bukit atau relief, sehingga dengan adanya sinar maka menimbulkan gelap terang.Dapat difungsikan sebagai dominasi atau daya tarik
Tekstur nyata dapat dibedakan menjadi; Tekstur alami ex pasir, kulit pohan,dll. Dan tekstur buatan, atau tekstur yang dibentuk melalui olah tangan manusia
  1. Tekstur Visual/semu. Tekstur yang kelihatannya kasar tapi saat diraba halus. Misalnya dengan membuat secara manual melalui titik atau garis yang menyilang. juga bisa melalui mekanik seperti dengan mesin cetak, komputer, alat foto dll, atau bersifat ekspresi seperti yang diterapkan para pelukis.
3. Tekstu halus. Tekstur yang dilihat dan diraba  memang halus. Tekstur ini jarang dibicarakan orang, karna umumnya saat membahas tekstur orang selalu menghubungkan dengan permukaan yang kasar. Namun halus memiliki karakter lembut, ringan dan tenang, kalau yang kasar memiliki karakter kuat, kokoh, berat dan keras.

Warna
Apakah warna itu:
  • Warna ialah kesan yang ditimbulkan getaran cahaya pada mata
  • Warna adalah sensasi yang timbul pada otak manusia karna ransangan cahaya dari luar melalui mata
  • Warna adalah getaran cahaya yang tampak, karna mempunyai gelombang antara 4000-7000”A yang dapat melahirkan warna spektrum
  • Alfred Maas mendalilkan “ adapun warna itu adalah rupa cahaya yang bertabiat, dibatasi oleh angka getaran dan gerak gelombang yang terus-menerus
  • Menurut ilmu bahan: Warna adalah butir-butir kecil yang terdapat pada tubuh manusia, binatang, tumbuhan atau benda-benda lain.

Warna dapat didefinisikan secara objektif  sebagai sifat cahaya yang dipancarkan atau secara subjektif/psikologis sebagai bagian dari pengalaman indra penglihatan. Cahaya yang dapat ditangkap indra manusia mempunyai panjang gelombang 380-780nanometer. Cahaya diantara ukuran ini yang diurai melalui prisma menjadi warna pelangi (spektrum) mulai dari ungu,violet,biru,hijau,kuning,jingga,merah.
Sebagai bagian dari pengalaman indra penglihatan, warna adalah pantulan cahaya dari sesuatu yang nampak yang diterima mata berupa: cat, tekstil, batu, tanah, daun, kulit, rambut (pigment)

Tiga pendekatan warna
  • Secara objektif atau ilmu alam (physical system): penyelidikan sinar matahari atau cahaya.
(spektrum): alat yag digunakan Spektroskop. cahaya bila dicampur bersifat additif. Ex:      (infrared,hertz, gel radio)-mejikuhibiniu-(ultraviolet,gamma,cosmic)
 
  • Secara ilmu bahan (pigmentery system): penyelidikan bahan warna atau warna menurut bahan(materi), yang dalam bahasa latin disebut Pigmentum. Alat yang digunakan Mikroskop, kalau dicampur bersifat substraktif
  • Secara kejiwaan (psychological system): Pendekatan seni warna sebagai sensasi pengalaman manusia.”warna itu berjiwa”kata orang, artinya warna dapat mempengaruhi perasaan, jiwa, pikiran dan tingkah laku seseorang(bisa baik dan bisa pula buruk)

Tiga hal penting dalam warna
  • Cahaya: Sumber warna
  • Mata: penerima (pelihat)
  • Pikiran: Penerjemah dari sensasi warna yang diterima melalui mata(retina) dari sumber warna (cahaya matahari)

Warna menurut kejadiannya
  • Warna additif:  warna spektrum (RGB)
  • Warna substraktif (CMY)

Percampuran warna cahaya spektrum
  • Blue+Red=M
  • Red+Green=Y
  • Green+Blue=C
  • R+G+B=Putih, bening/cahaya siang


Percampuran warna pigment  substraktif (K=prosentase black, ini terdapat disetiap warna)

  • Y+C=G
  • M+Y=O
  • C+M=V
  • C+M+Y=Gelap
C sebaiknya gunakan Ceruliablue/Cobal blue,
M sebaiknya Carmine
Y sebaiknya Lemmon yellow


Warna Pigmen

Pertanda sensasi warna
  • Ahli jiwa mengatakan, bahwa warna itu dapat menghasilkan perobahan-perobahan dalam pikiran, perasaan, jiwa, perangai, kesehatan, ketenangan,kegembiraan, nafsu dll. Pemakain warna perlu disesuaikan dengan situasi, kondisi dan fungsi dari keperluannya. Misalnya: sekolah, kantor, gardu, tiang telepon, pengadilan, rumah ibadah, restoran dll.
  • Colour moods
Warna dapat meransang angan-angan, menambah kecakapan otak, meransang kesegaran, misalnya: setelah sekian lama didepan komputer dan akan berefek kelelahan baik secara fisik juga syaraf(mata dan pikiran) akan dapat dikurangi dengan melihat pepohonan, rumput,atau kehijauan lainnya.
  • Warna panas dan dingin
Warna-warna panas(warm colours) ex: merah,orange,kuning berkesan kedepan(advence). Warna dingin(cold colour) berkesan mundur/kedalaman(reced)
  • Rasa tekanan berat warna
Rasa tekanan berat warna adalah pada pemakaian warna dan bukan pada perbandingan berat benda.eks: ada tiga peti kayu yang dicat dengan warna hitam, hijau, putih
  • Kekuatan menghisap dan menyerap
Misal tiga ember berwarna hitam hijau dan putih disi air dan disinari matahari. Hitam akan cepat panas.

Pengelompokan Warna
  • Warna primer
Disebut warna primer(pokok) adalah karena tidak dapat dihasilkan dari warna lain, warna pokok adalah
-Cyan(biru semu hijau) umumnya dipakai cerulian blue atau cobalt blue.
-Magenta(merah semu ungu) yang dekat adalah warna carmine
-Yellow (lemmon yellow)
  • Warna sekunder
Warna sekunder adalah warna yang terbentuk dari percampuran dua warna primer atau juga disebut warna kedua, yakni
-Jingga/orange, hasil percampuran merah knuing
-Ungu/violet, percampuran merah dan biru
-Hijau, percampuran biru dan kuning
  • Warna intermediet
Warna perantara, yaitu warna yang ada antara warna primer dan sekunder.
-Kuninghijau (jenis moon green)
-Kuningjingga(jenisdeep yellow)
-Merahjingga(reed fermilion)
-Merahungu(purple)
-Biru violet(sejenis blue indigo)
-Biruhijau(sejenis sea green)
  • Warna tertier
Warna ketiga, warna percampuran dari dua warnasekunder, yakni
-Coklatkuning (siena mentah) yaitu percampuran jingga dan hijau
-Coklatmerah (siena bakar/burn siena) yaitu percampuran jingga dan ungu
-Coklatbiru(siena sepia) yaitu percampuranwarna hijau dan ungu.
5. Warna kuarter
Adalah warna keempat, warna hasil percampuran dari dua warna tersier,yakni
-Coklatjingga
-Coklathijau
-Coklatungu

Dimensi Warna
  • Hue
Hue adalah kwalitas dari masing-masing warna, seperti merah, kuning, biru dll. Jadi sesuatu warna itu dipandang dari segi ronanya, perbedaan biru dan hijau adalah pebedaan dari segi ronanya. Apabila biru berobah kehijauan artinya berobah hue nya, an disebut birukehijauan.


  • Value
Value menjelaskan warna tentang tingkat terang gelap, cerah redupnya. Secara teori hitam adalah Value rendah dan putih adalah value tinggi. Tingkatan dari terang kegelap dapat dibagi menjadi 9 fase
-White
-Highlight        = Yellow
-light                = Yellow orange,yellow green
-Lowlight         = Orange & Green
-Midle             = Red orange & Blue green
-Highdark        = Red & blue
-Lowdark         = Red violet & Blue violet
-Black
Kegunaan Value: Untuk mengubah cahaya yang mengenai objek/benda kedalam bentuk tigadimensi semu.
Cara mengubah value
  • Value dapat dirobah dengan menambah putih atau mempercair untuk menambah keterangan. Juga menambah hitam untuk mempergelap
  • Tint,shade,tone
-Tint(pucat), Apabila satu warna ditambah dengan putih maka ia akan lebih terang dari warna aslinya. Ini disebut Tint warna
-Shade, Apabila digelapkan dengan warna hitam
-Tone, Karakter umum dari warna
3. Efek dari berbagai warna.
Suatu warna akan kelihatan lebih tua dihadapan putih, lebih pucat     dihadapan abu-abu, berkurang ukurannya dihadapan hitam
  • Chroma
Chroma dalah gejala kekuatan pancaran intensitas dari hue, intensitas ini dapat dicapai dengan ketiga unsur hue(tint,shade,tone)


  • Brightness
Adalah tingkat kecemerlangan dari suatu warna atu jumlah sinar yang dipantulkannya
Harmoni
Harmoni adalah kombinasi warna-warna yang satu sama lain ada hubungannya sehingga enak/menyenangkan,menarik,memuaskan dipandang atau dinikmati untuk waktu yang panjang. Dikatakan tidak harmoni apabila tidak enak dipandang/discord. Berpedoman pada lingkaran warna, semua warna yang berdekatan letaknya pada lingkaran warna baik dua atau tiga warna, digolongkan sebagai warna yang harmonis yang sering disebut sebagai warna analogus, misalnya kuning-kuningjingga-jingga, atau biru-biruungu-ungu.

Kontras
Warna kontras adalah dalam value intensity dan berjauhan (komplementer). Beberapa warna kontras antara lain:
  • Kontras komplementer. Dua warna yang saling berhadapan dalam lingkaran warna, karena dua warna tersebut memiliki jarak yang paling jauh dalam lingkaran warna. Warna komplementer dapat menimbulkan after image yaitu suatu fenomena apabila kita menatap sedikit lama suatu warna, kemudian memejamkan mata, maka sewaktu mata memejam akan terlihat warna komplementernya. Warna komplementer cocok digunakan untuk pewarnaan sesuatu yang dikehendaki ingin cepat terlihat, misalnya untuk desain grafis, spanduk, baliho, liflet dll.
  • Kontras Split Komplemen (kontras dua warna komplemenbias). Split/bias komplemen yaituwarna-warna yang bersebrangan pada lingkaran warna, tetapi menyimpang kekiri atau kekanan.
  • Kontras Triad Komplemen (kontras segi tiga atau kontras tiga warna). Jika menginginkan tata rupa tiga warna kontras maka dapat menggunakan kontras segi tiga. Dengan membuat segitiga sama sisi dalam lingkaran warna, misalnya: merah-kuning-biru, atu jingga-hijau-ungu. Terdapat empat kelompok dalam lingkaran warna.
  • Kontras Tetrad Komplemen (double komplemen atau kontras empat warna. Ini dapat dengan menggunakan segi empat pada lingkaran warna

Menyelaraskan warna kontras, karena warna kontras kurang harmonis maka untuk menyelaraskannya agar terkesan harmonis dapat dilakukan kemungkinan:
  • Memberi jembatan yang menghubungkan dua warna tersebut dengan gradasi hue
  • Dengan melakukan repetisi atau pengulangan warna tersebut diberbagai tempat yang pada dasarnya hal ini akan melahirkan irama/ritme.
Balance.
Keseimbangan dari warna adalah hasil komposisi. Balans adalah securing dari kesatuan(unity) ditengah-tengah variasi. Variasi dan unity adalah kebutuhan untuk membantu menciptakan interst.

Perspektif Warna.
Adalah gejala-gejala optik yang ditimbulkan oleh warna. Prinsipnya adalah bahwa suatu warna makin jauh akan semakin kabur, lunak, ringan dan kurang jelas, juga berlaku sebaliknya, makin dekat akan semakin kuat dan jelas.

Law of Areas.
Yakni efek dari area warna yang luas lebih tenang, dan semakin kecil areanya hendaknya mewujudkan semakin kontras.

Balance therrough/ crossing or repetition.
Warna-warna atau value dapat diseimbangkan dengan beberapa warna-warna dan value yang sama dalam berbagai susunan. Pengulangan ini juga disebut crossing atau repetition yang mempunyai tendensi untuk memberikan rasa seimbang.

Keyed colour
(penguncian warna). Kombinasi dari berbagai warna dikatakan dikunci apabila tiap-tiap warna mempunyai sesuatu yang sama dengan warna yang lain. Penguncian warna dapat dilakukan dengan cara; Menetralisir antara warna satu dengan yang lainnya. Juga dengan mencampurkan satu dengan lainnya.

Karakter dan Simbulisasi Warna(bahasa rupa ) dan psikologi warna
Karakter warna ini adalah untuk warna-earna murni(warna pelangi) sedangkan jika warna berubah muda atau tua atau menjadi redup karakternya akan berubah.

Kuning.
Asosiasi: pada sinar matahari, bahkan pada mataharinya sendiri
Karakter: terang, gembira, ramah, supel, riang, cerah
Simbul/lambang: kecerahan, kehidupan, kemenangan, kegembiraan, kemeriahan, kecemerlangan
Kuning cerah adalah warna emosional yang menggerakkan energi dan keceriaan, kejayaan dan keindahan. Kuning emas melambangkan keagungan, kemewahan, kemegahan, kemuliaan, kejayaan, dan kekuatan. Kuning sutra adalah warna marah sehingga tidak populer. Kuning tua dan kuning kehijau-hijauan mengasosiasikan sakit, penakut, iri, cemburu, bohong, luka. Bendera kuniong kadang-kadang digunakan pada kapal karantina atau rumah sakit. Pada masyarakat barat(kristen) digunakan dalam gereja-gereja, pada mahkota suci jesus, maria, sebagai hiasan altar untuk melambangkan keagungan. Warna kuning juga digunakan untuk upacara agama hindu dan budha.
Warna kuning menimbulkan ras gembira dan lucu serta atraksi jadi cocok dibawa berlibur, tapi pemakaian berlebih-lebihan dapat membuat orang tak bisa konsentrasi dan tak tenang

Jingga
Asoisasi pada awan jingga. Awan jingga terlihat pada pagi hari sebelum matahari terbit, sehingga melambangkan kemerdekaan, anugrah, kehangatan. Karakter warna jingga memberikan dorongan, merdeka, anugrah, bahaya. Lambang kemerdekaan, keanugrahan, kehangatan, bahaya.

Merah
Asosiasi: pada darah dan juga api
Karakter: Kuat, energik, marah, berani, bahaya, positif, agresif, meransang, panas. Simbul umum dari sifat nafsu primitif, marah, berani, perselisihan, bahaya, perang, sex, kekejaman. Dibanding warna lain merah adalah warna yang paling kuat dan enerjik. Warna pertama digunakan pada seni primitif. Warna ini paling populer pada wanita. Api merupakan lambang keberanian, kekuatan, kemarahan. Darah merupakan lambang perang, kekejaman, kesadisan.
Merah memberi dorongan dan meransang serta memberikan pengaruh panas. Menambah kuat daya tegang oleh karena itu mempercepat tekanan darah dan pernafasan lebih dari normal. Terlalu banyak warna merah akan menyebakan orang tidak tentram dan susah beristirahat.

Ungu.
Ungu sering disamakan dengan violet, Tetapi ungu itu lebig cendrung kemerahan sementara violet kebiruan. Ungu memiliki watak keangkuhan, kebesaran, kekayaan. Ungu membawa Karakter warna merah yang berani dan biru aristokratic, keningratan, kebangsawanan, spritualitas sihingga biru adalah warna raja. Permata banyak dipajang dengan warna ini untuk untuk memperoleh kesan tersebut. Ungu lambang kebesaran, kejayaan, keningratan, kebangsawanan.
Violet
Wataknya dingin, negatif, diam, melankolic, kesusahan, kesedihan, belasungkawa bahkan bencana

Biru
Asosiasi: pada air, laut, langit, dibarat pada es
Watak: dingin, pasif, melankolic, sedih, tenang, jauh, cerah.
Simbul/lambang: Dihubungkan dengan langit tempat tinggal dewa/kahyangan/surga.  Sehingga biru lambang keagungan, keyakinan, keteguhan iman, kesetiaan, kebenaran, kemurahan hati, kecerdasan, perdamaian. PBB menggunakan warna ini untuk lambang, kaum gereja mnghubungkan biru dengan pengharapan. Biru juga aristokrat, bangsawan, ningrat, darah biru.
Warna ini menekan dan memaksa hawa nafsu, warna yang dingin, sejuk, memimpin perasaan hati kepada kebenaran, tenang, damai, penuh pertimbangan. Warna biru juga menjadikan getaran yang tinggi dari pikiran atau meningkatkan daya intelenjensia dan kreatifitas

Hijau
Asosiasi: pada hijaunya alam, tumbuh-tumbuhan, sesuatu yang hidup dan berkembang
Karakter: segar, muda, hidup, tumbuh, dan beberapa hampir sama dengan warna biru. Dibanding warna lain warna hijau relatif lebih netral pengaruh emosinya, sehingga cocok untuk istirahat. Hijau sebagai pusat spektrum menghadirkan keseimbangan yang sempurna dan sebagai sumber kehidupan
Simbol/lambang: kesuburan, kesetiaan, keabadian, kebangkitan, kesegaran, keremajaan, keyakinan, kepercayaan, keimenen, pengharapan, kesanggupan, keperawanan, kementahan/belum pengalaman.
Warna hijau memberikan ketenangan didalam penghidupan dan mengatasi kegelisahan suhu yang tinggi.

Putih
Asosiasi: dibarat pada salju, diIndonesia pada sinar putih nerkilau, kain kafan
Karakter/watak: positif, meransang, cerah, tegas, mengalah
Simbol/lambang: sinarkesucian, kemurnian, kekanak-kanakkan, kejujuran, ketulusan, kedamaian, ketentraman, kebenaran, kesopanan, keadaan tak bersalah, kehalusan, kelembutan, kewanitaan dll. Dibarat putih digunakan sebagai kostum pengantin wanita, juga simbol peletakan senjata/ menyerah.

Hitam
Asosiasi: kegelapan malam, kesengsaraan, bencana, perkabungan, kebodohan, misteri, hampa, keputusasaan.
Watak/karakter: menekan, tegas, dalam, depresive
Smibol/lambang: kesedihan, malapetaka, kesuraman, murung, kegelapan,bahkan kematian, teror, kejahatan, keburukan, kesalahan, kekejaman, kebusukan, rahasia dll.
Hitam memang misteri, karena hitam yang berdiri sendiri memiliki watak-watak buruk, tetapi jika dikombinasi dengan warna lain akan berubah total wataknya.
Sebagai latarbelakang warna, hitan akan mengasosiasikan kuat, tajam, formal, bijaksana. Hitam dipadu dengan putih akan mempunyai makna kemanusiaan, resolusi, tenang, sopan, keadaan mendalam. Hakim dan jaksa dipengadilan memakai toga hitam dan dasi putih sebagai lambang kebijaksanaan

Abu-Abu
Asosiasi:  suasana suram, mendung, kelabu tidak ada cahaya bersinar
Wataknya antara hitam dan putih, Pengaruh emosinya berkurang dari putih tetapi terbebas dari tekanan berat warna hitam. Sehinga wataknya lebih menyenangkan. Cocok untuk latar belakang semua warna, terutama untuk warna pokok M,K,B
Simbol/lambang: Ketenangan, kebijaksanaan, mengalah, kerendahan hati, ragu-ragu, juga simbol turun tahta

Coklat
Asosiasi: Pada tanah atau warna tanah, atau warna natural
Karakter: Kedekatan hati, sopan, arif, bijaksana, hormat, hemat, tetapi sedikit terasa kurang bersih atau tidak cemerlang karna warna ini bersal dari pencampuran  warna.
Simbol/lambang  kesopanan, kearifan, kebijaksanaan, kehormatan

Simbol-simbol Warna Universal
  • Violet for state            - Kemuliaan/kebesaran
  • Indigo for science       - Ilmu pengetahuan
  • Blue for truth              - Kebenaran
  • Green for research     - Penelitian/pengembangan
  • Yellow for creation     - Penciptaan
  • Orange for progress   - Kemajuan/pertumbuhan
  • Red for poetry             - Puisi/persajakan

Peranan warna dalam Seni lukis
Seni lukis adalah salah satu unsur seni rupa. Lukisan sebagai hasil suatu proses kreatifitas yang dapat dipelajari dan dianalisa. Penganalisaan (pembedahan)itu dapat dilihat dari dimensi Fisioplastis (nilai-nilai/pesan yang disampaikan seniman) dan psikoplastis (garis, bentuk, Ruang, cahaya, warna). Warna sangat memiliki peran bagi seniman untuk mediator penyampai suatu gagasan untuk penikmatnya. Jadi tidaklah berlebihan mengatakan bahwa pemahaman terhadap warna adalah sangat penting bagi seorang perupa.
Peran warna itu bisa kita lihat dari karya-karya besar, mulai dari karya seni primitif digua-gua, karya seni bangsa mesir kono, tiongkok, yunani, abad pertengahan eropa sampai sekarang. Warna untuk memperkuat tanggapan terhadap ilusi kenyataan ex: lukisan primitif dalam gua
Pemakaian warna yang tdk realistis (simbolis, dekoratif, ekspresif)
Nada warna (gradasi warna) dengan ini unsur perspektif ruang dapat dilakukan dengan warna

Peranan warna dalam seni reklame
Reklame termasuk seni terpakai/diterapkan (aplied arts, Toegepaste kunst), oleh sebab itu senimannya tidak sebebas seorang pelukis dalam mengeksplorasi warna untuk karya mereka. Sebab seni reklame dibuat untuk tujuan dan maksud tertentu, biasanya untuk menarik perhatian seseorang terhadap suatu hasil usaha.
Reklame berasal dari bahasa latin (re)berulang dan (clamo) berseru. Namun seni ini sampai saat ini terus berkembang , tidak selalu harus  berseru dengan adanya media cetak. Reklame dibuat tentunya tidak bertentangan dengan hukum pembelian:
  • Melihat dan mendengar
  • Tertarik
  • Ingin memiliki
  • Mengambil keputusan dan membeli
  • Merasa puas denagn apa yang dibeli
Hal tersebut akan menuntun seorang pembuat reklame (apalagi dengan media cetak) didalam mendesain suatu karya untuk menarik perhatian dan minat orang banyak. Ada beberapa hal yang perlu dipenuhi untuk itu:

  •  Menyolok
Suatu reklame dapat dikatakan menyolok, kalau berada pada suatu tempat yang tepat (gampang didilihat / menarik mata orang untuk menatapnya) seperti: disuratkabar ditempatkan pada halaman yang akan menjadi perhatian pembaca. Kalau papan reklame(billboard) dipersimpangan jalan atau tempat-tempat sentra keramaian dll

  • Menarik
Mencoba menggunakan kombinasi warna yang harmonis, sehingga melihat sepintas lalu saja orang jadi tertarik dan menaruh perhatian. Ditambah dengan penggunaan desain font yang tepat dan jelas

  • Menawan hati
Sebuah reklame dapat dikatakan menawan hati kalau ia dapat menimbulkan kesan yang mendalam kepada orang yang melihat, mendengar dan membacanya..
Disamping itu jelas disebabkan oleh beberapa hal lain seperti: mutu/ kwalitas dari produk, harga yang pantas, pelayanan yang baik, mengesankan dan memuaskan
Warna dalam reklame, juga terdiri atas penggolongan Warna primer sekunder dan tersier. Ketiga warna itu ada yang kuat ada yang lemah (merah:kuning:biru= 5:8:3)
Juga harus dipahami komposisi warna yang harmonis antara background dan dan objek utama. Menurut penyelidikan warna-warna yang menonjol dan dapat terlihat dengan jelas pada jarak jauh ialah warna yang gelap diatas yang terang.
Ada warna yang tidak dapat disejajarkan/ berdampingan misal: warna merah dengan orange, biru dengan ungu.karena warna ini tidak dapat dikombinasikan satu dengan lainnya dengan baik. Kalaupun warna ini harus berdampingan hendaklah diberi pembatas dengan warna lain (warna netral) seperti abu-abu, putih dan hitam.
Peranan warna dalam seni dekorasi
Dekorasi bersal dari kata latin”decratus” english”decoration, menjadi decorade”. Menbaca dekorasi kita bertemu kata lain yang lebih akrab seperti dekorasi interior den eksterior. Kedua hal ini memiliki pengertian yang berbeda. Dekorasi Interior lebih tepatnya memperindah bagian dalan dari suatu bangunan arsitektur (seni tata ruang) sedangkan dekorasi eksterior diarahkan pada tata taman/ pertamanan rumah, gedung, kota,dll.
Ciri khusus dari seni interior adalah saling keterhubungan antara elemen-elemen dalam suatu ruang(kursi, meja,lampu dll) dengan fungsinya dalam kehidupan manusia. Fungsi dekorasi untuk menambah indah pada suatu bentuk yang telah ada sehingga menyenangkan untuk dilihat.
Fungsi warna dalam interior adalah untu menyatakan suasana, seperti:  Ruang tamu, ruang makan, ruang tidur dll. Karna penempatan suatu warna pasti berdaya psikologis bagi siapa yang melihatnya, apalagi bagi penghuninya.

  • Rumah sakit
Suasana rumah sakit berbeda dengan asrama tentara atau pasar, tetapi benar tempat orang yang sedang dirawat dan mungkin menderita. Jadi warna yang digunakan umumnya yang memiliki efek psikologis yang dapat meringankan beban seseorang, memberikan ketenangan pada pikiran serta jiwa pasien. Seperti putih.Putih juga bisa memberikan rasa hampa dan kekosongan.

  • Pabrik
Warna yang diaplikasikan untuk ruang seperti ini umumnya bernada sejuk dan lemah agar lebih terkesan tenang dan segar. Karena diketahui suasana didalam pabrik berada ditingkat stressing yang kuat.

  • Sekolah
Sekolah sebagai tempat menuntut ilmu pengetahuan sebaiknya menggunakan warna-warna yang tenang tanpa tekanan, membuat ceria bagi mahasiswa…

Warna cahaya
Tujuan penataan cahaya. Secara umum penataan cahaya mempunyai maksud yang sama, untuk menciptakan karakterisasi dari objek yang tepat dan sebaik-baiknya atau untuk memberikan tekanan2 tertentu, atau secara umum penataan cahaya untuk kemampuan pandang(visibility), kecerahan dan membuat efek dekora.

Efek dari bermacam pencahayaan berwarna
  • Cahaya biru. Kesannya jauh dan memberikan suasana dingin
  • Cahaya hijau. Terkesan sangat jauh dan membangun suasana sangat dingin(restful)
  • Orange. Kesannya sangat dekat, memberi suasana panas dan memberi ransangan
  • Merah. Kesannya dekat, suasana panas dan sangat memancing ransangan(unrestful)
  • Kuning. Kesannya mudah menyesuaikan situasi, suasana netral dan memberikan ransangan
  • Violet. Kesannya sangat dekat, suasana dingin dan memberikan ransangan, agresif dan misterius
  • Hitam. Kesannya sangat dekat, suasana dingin, mengerikan/menakutkan dan memberikan ransangan ngeri

0 komentar:

Poskan Komentar

 

jika anda ingin tau Copyright © 2010 Design by Ipietoon Blogger Template Graphic from Enakei